GPS GNSS Geodetik RTK Satelit S1 Base Rover
GPS RTK Satelit S1 – 1598 Channels, IMU Tilt 60°, Radio Internal 2W dan IP68
Satelit S1 merupakan GNSS RTK GPS Geodetik yang dirancang untuk mendukung pekerjaan survei, pemetaan, konstruksi, serta pengukuran geodetik dengan cepat dan presisi.
Dilengkapi dengan 1.598 channels dan dukungan berbagai sistem satelit global, Satelit S1 mampu menerima serta memproses sinyal GNSS secara optimal untuk membantu mendapatkan solusi posisi tingkat sentimeter.
Receiver ini juga dilengkapi IMU Tilt Compensation hingga 60°, radio UHF internal 2W, baterai 6.800 mAh, WiFi, Bluetooth, NFC, serta perlindungan IP68 untuk mendukung pekerjaan lapangan dalam berbagai kondisi.
Keunggulan GPS RTK Satelit S1
- 1.598 GNSS Channels
- Mendukung GPS, GLONASS, BDS, Galileo, SBAS, IRNSS dan QZSS
- Mendukung BDS-PPP dan Galileo HAS
- IMU Tilt Compensation hingga 60°
- Output data IMU hingga 100 Hz
- Tidak memerlukan kalibrasi IMU secara manual
- Radio UHF Internal 2W
- Frekuensi radio 410–470 MHz
- Jangkauan komunikasi radio hingga sekitar 8 km dengan protokol Farlink
- Baterai internal 6.800 mAh
- Waktu penggunaan hingga sekitar 15 jam pada Rover Bluetooth Mode
- Fast Charging USB Type-C
- Internal Storage 4 GB
- WiFi dan Bluetooth
- NFC Communication
- Sistem Operasi Linux
- Waterproof & Dustproof IP68
- Magnesium Aluminum Alloy
- Tahan jatuh dari pole hingga sekitar 2 meter
- Initialization Time kurang dari 10 detik
- RTK Initialization sekitar 2–8 detik
Spesifikasi GNSS
Channels: 1.598 Channels
Signal Tracking
GPS
- L1
- L1C
- L2C
- L2P
- L5
GLONASS
- L1C/A
- L1P
- L2C/A
- L2P
- L3*
BDS / BeiDou
BDS-2:
- B1I
- B2I
- B3I
BDS-3:
- B1I
- B3I
- B1C
- B2a
- B2b*
Galileo
- E1
- E5A
- E5B
- E6C
- AltBOC*
SBAS
- WAAS
- MSAS
- EGNOS
- GAGAN
- L1*
IRNSS / NavIC
- L5*
QZSS
- L1
- L2C
- L5*
MSS L-Band
- BDS-PPP
- Galileo HAS*
Performa GNSS
Positioning Output Rate: 1–20 Hz
Initialization Time: <10 detik
Initialization Reliability: >99,99%
RTK Initialization Time: sekitar 2–8 detik
Akurasi Pengukuran
Code Differential GNSS
Horizontal: 0,25 m + 1 ppm RMS
Vertical: 0,50 m + 1 ppm RMS
Static – Long Observation
Horizontal: 2,5 mm + 1 ppm RMS
Vertical: 3 mm + 0,4 ppm RMS
Static
Horizontal: 2,5 mm + 0,5 ppm RMS
Vertical: 3,5 mm + 0,5 ppm RMS
Rapid Static
Horizontal: 2,5 mm + 0,5 ppm RMS
Vertical: 5 mm + 0,5 ppm RMS
PPK
Horizontal: 3 mm + 1 ppm RMS
Vertical: 5 mm + 1 ppm RMS
RTK UHF
Horizontal: 8 mm + 1 ppm RMS
Vertical: 15 mm + 1 ppm RMS
RTK NTRIP
Horizontal: 8 mm + 0,5 ppm RMS
Vertical: 15 mm + 0,5 ppm RMS
SBAS Positioning
Tipikal <5 m 3DRMS
L-Band
Horizontal: 5–10 cm dalam 5–30 menit
Vertical: 10–30 cm dalam 5–30 menit
IMU Tilt Compensation
Satelit S1 dilengkapi Inertial Measurement Unit (IMU) untuk membantu pengambilan titik ketika pole atau jalon berada dalam posisi miring.
IMU dirancang calibration-free dan tahan terhadap gangguan magnetik, sehingga pengguna dapat bekerja lebih praktis tanpa harus melakukan proses kalibrasi berulang kali.
IMU Tilt Angle: 0°–60°
IMU Accuracy: <10 mm + 0,7 mm/° pada kemiringan hingga 30°
Output IMU: hingga 100 Hz
Fitur ini membantu mempercepat pengukuran pada titik yang sulit dijangkau atau ketika pole tidak memungkinkan untuk ditempatkan dalam posisi tegak sempurna.
Radio UHF Internal
Satelit S1 dilengkapi radio UHF internal yang dapat digunakan untuk menerima maupun mengirimkan data koreksi antara Base dan Rover.
Radio Power: 2W
Frequency: 410–470 MHz
Mode: Receive & Transmit
Communication Range: tipikal hingga sekitar 8 km menggunakan protokol Farlink
Communication Protocol
Mendukung beberapa protokol radio, antara lain:
- Farlink
- TrimTalk450S
- SOUTH
- HUACE
- Hi-Target
- Satel
Radio juga mendukung fungsi Radio Router dan Radio Repeater.
Jangkauan komunikasi radio dapat berbeda tergantung kondisi medan, vegetasi, bangunan, interferensi radio, posisi Base, serta kondisi lingkungan kerja.
Baterai dan Pengisian Daya
Satelit S1 menggunakan baterai Li-ion internal berkapasitas 6.800 mAh yang dirancang untuk mendukung pekerjaan survei dalam durasi panjang.
Battery: 7,2V 6.800 mAh Rechargeable Li-ion
Working Time: hingga sekitar 15 jam pada Rover Bluetooth Mode
Power Supply: 6–28V DC dengan Overvoltage Protection
Receiver menggunakan USB Type-C yang mendukung pengisian daya cepat melalui protokol PD.
Waktu pengisian penuh sekitar 3 jam, tergantung sumber daya dan kondisi baterai.
Smart Battery Indicator
Pengguna dapat mengecek kapasitas baterai secara langsung dengan menekan tombol pada receiver tanpa harus terhubung ke aplikasi maupun membuka WebUI.
Sistem indikator juga membantu memberikan informasi mengenai:
- Status baterai
- Mode kerja
- Datalink
- Nomor channel
- Status receiver
Fitur ini membantu pengguna mengetahui kondisi receiver dengan lebih cepat saat bekerja di lapangan.
LED Indicator
Satelit S1 dilengkapi indikator LED untuk membantu pengguna mengetahui status receiver secara langsung.
Satellite Indicator
Lampu indikator memberikan informasi ketika receiver sedang melakukan tracking satelit.
Power & Charging Indicator
Menampilkan status receiver ketika menyala maupun ketika sedang melakukan pengisian daya.
Bluetooth Indicator
Menunjukkan status koneksi Bluetooth antara receiver dengan perangkat lain.
Datalink Indicator
Menampilkan kondisi penerimaan data koreksi pada receiver.
Tersedia total 5 LED Indicator, yaitu:
- Satellite
- Charging
- Power
- Datalink
- Bluetooth
Komunikasi
Bluetooth
Mendukung:
- Bluetooth 3.0 / 4.1
- Bluetooth 2.1 + EDR
WiFi
Standard: 802.11 b/g
Receiver dapat berfungsi sebagai WiFi Hotspot dalam AP Mode, sehingga pengguna dapat mengakses WebUI melalui smartphone atau perangkat lainnya.
Satelit S1 juga mendukung WiFi Datalink Client Mode untuk mengirim maupun menerima correction data melalui koneksi WiFi.
NFC Communication
Mendukung pairing jarak dekat antara receiver dan controller dengan jarak kurang dari sekitar 10 cm, selama controller juga memiliki modul komunikasi NFC.
Port dan Konektivitas
5-PIN LEMO Port
Digunakan untuk:
- External Power
- RS232
USB Type-C
Digunakan untuk:
- Charging
- Transfer data
- OTG USB Disk
- Koneksi ke PC
- Koneksi ke smartphone
- Ethernet
UHF Antenna Port
Tersedia TNC Interface untuk menghubungkan antena radio UHF.
Data Storage dan Data Transmission
Internal Storage: 4 GB SSD
Receiver mendukung Automatic Cycle Storage, sehingga file lama dapat dihapus secara otomatis ketika kapasitas penyimpanan tidak lagi mencukupi.
Satelit S1 juga mendukung penggunaan external USB storage.
Data Transmission
- USB Plug & Play
- FTP Data Download
- HTTP Data Download
Data Format
Static Data
- STH
- RINEX 2.01
- RINEX 3.02
- dan format lainnya
Differential Data
- RTCM 2.3
- RTCM 3.0
- RTCM 3.1
- RTCM 3.2
GPS Output
- NMEA 0183
- PJK Plane Coordinate
- SOUTH Binary Code
Network Mode
- VRS
- FKP
- MAC
- NTRIP
Sensor
Satelit S1 dilengkapi beberapa sensor untuk membantu meningkatkan kenyamanan dan performa ketika digunakan di lapangan.
Electronic Bubble
Controller dapat menampilkan electronic bubble untuk membantu pengguna memantau posisi dan kemiringan pole secara real-time.
IMU Sensor
Built-in IMU Module yang dirancang:
- Calibration-Free
- Tahan terhadap gangguan magnetik
- Mendukung Tilt Measurement
Thermometer
Built-in thermometer dengan teknologi intelligent temperature control untuk memonitor dan menyesuaikan kondisi temperatur receiver.
Sistem dan User Interaction
Operating System: Linux
Control: One Button
Receiver dilengkapi WebUI Internal yang dapat diakses menggunakan WiFi maupun koneksi USB.
Melalui WebUI, pengguna dapat:
- Memantau status receiver
- Mengubah konfigurasi receiver
- Mengatur komunikasi
- Mengelola data
- Melakukan pengaturan GNSS
Voice Guidance
Receiver menyediakan panduan suara untuk memberikan informasi mengenai status dan pengoperasian perangkat.
Bahasa yang didukung antara lain:
- Chinese
- English
- Korean
- Spanish
- Portuguese
- Russian
- Turkish
Dimensi dan Material
Dimension: 130 × 130 × 80 mm
Weight: ±790 gram termasuk baterai
Material: Magnesium Aluminum Alloy
Material magnesium aluminum alloy memberikan konstruksi yang kuat sekaligus membantu mempertahankan desain receiver agar tetap ringkas untuk pekerjaan lapangan.
Ketahanan Lingkungan
Operating Temperature: -45°C hingga +65°C
Storage Temperature: -45°C hingga +85°C
Humidity: hingga 100% Non-Condensing
Water & Dust Protection: IP68
Shock & Vibration
Receiver dirancang mampu menahan jatuh dari pole hingga sekitar 2 meter ke permukaan semen dalam kondisi yang ditentukan.
Standar ketahanan mengacu pada MIL-STD 810G.
Cocok Digunakan Untuk
GPS RTK Satelit S1 dapat digunakan untuk berbagai pekerjaan survei dan pemetaan, seperti:
- Survei Topografi
- Pengukuran RTK
- Pengamatan GNSS Statik
- Rapid Static
- PPK
- Pemetaan Lahan
- Pengukuran Batas Tanah
- Stake Out
- Pekerjaan Konstruksi
- Pengukuran Jalan dan Infrastruktur
- Pengukuran Volume dan Stockpile
- GIS dan Pemetaan
- Pekerjaan Geodetik lainnya
GPS RTK Satelit S1 – GNSS 1598 Channels untuk Pekerjaan Survey
Dengan kombinasi 1.598 GNSS Channels, multi-constellation GNSS, IMU Tilt hingga 60°, radio UHF internal 2W, baterai 6.800 mAh, WiFi, Bluetooth, NFC, internal storage 4 GB serta perlindungan IP68, Satelit S1 dirancang untuk menunjang berbagai pekerjaan survei dan pemetaan secara praktis dan presisi.
Dukungan pengukuran RTK UHF, RTK NTRIP, Static, Rapid Static, PPK serta L-Band memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan metode pengukuran dengan kebutuhan pekerjaan di lapangan.
Untuk informasi mengenai harga GPS RTK Satelit S1, paket Base Rover, ketersediaan barang, demo produk, pelatihan maupun konsultasi kebutuhan alat survey, silakan hubungi kami.


















Ulasan
Belum ada ulasan.